Warung Surabi Imut (Bandung)

24 Oct
Surabi Imut

Surabi Ayam Sosis Spesial

Berat sekali tugas saya, tengah hari bulan puasa, di antara rasa lapar yang sedang gencar menyerang, saya harus mengulas tentang Surabi Imut, salah satu tempat jajan favorit saya di Bandung. Yah, meskipun begitu, saya harus tetap tegar. Tidak boleh menyerah dengan setan-setan lapar yang menggoda. Lagian mumpung kerjaan lagi ngga banyak, sambil mengejar ketinggalan saya yang udah lama ngga posting di multiply πŸ˜€

Sesuai dengan namanya, Surabi Imut menjual surabi atau serabi sebagai hidangan utamanya. Buat yang ngga doyan surabi, mereka juga menyediakan colenak (sejenis tape bakar yang diberi gula merah), pisang bakar, roti panggang, bahkan saya juga melihat gubuk (a.k.a food stall) pempek di dalam kedai makan tersebut. Untuk minumnya, mereka menyediakan susu murni aneka rasa, yoghurt, jus buah, dan berbagai minuman dalam kemasan.

Berbeda dengan vendor lain, Surabi Imut menyajikan surabi dengan puluhan variasi topping. Mulai dari yang standar seperti surabi oncom, sampai yang ekstra-modif macam surabi ayam sosis keju spesial (hayyyah!). Dari genre manis pun pilihannya bermacam-macam, ada yang dengan vla stroberi, cokelat, kacang, dsb. Hmmm… kinda reminds me of tukang martabak yang dulu jualan di Pasar Balubur lama, pilihan isiannya ada kali bangsa 30 macem :p

Terakhir kali mampir ke sana, saya minta dibungkusin surabi ayam sosis spesial (SASS) dan surabi cokelat susu (SCS). SASS saya dibungkus dalam kotak styrofoam ukuran singel, sedang SCS saya dikemas dalam kotak plastik yang memungkinkannya untuk memuat 2 buah surabi secara sejajar. Kedua jenis makanan itu saya ajak menempuh jalan tol Cipularang dan pulang ke rumah orang tua saya di Jakarta.

Sampai di Jakarta, SCS-nya sudah dingin, bentuknya sudah ngga karuan, vla susunya meleleh ke mana-mana, bagian atas surabinya juga gepeng tertekan kemasan plastik, dan messes (muisjes) cokelatnya ikut menempel di plastiknya. Wah, saya jadi ngga berselera memakannya.

On the other hand, SASS-nya masih menunjukkan jejak-jejak hangat. Bentuknya pun masih utuh dan cantik, surabi mulus dengan topping potongan sosis dan suiran daging ayam yang ngga pelit (baca: generous). Dalam kemasan yang sama, saya juga menerima 1 sachet saus pedas dan… krim ayam! Krim ayam ini saya duga terbuat dari susu, sedikit tepung, kaldu ayam, dan bumbu-bumbu yang dimasak sampai mengental. Saya menuang seluruh krim ke atas surabi, lalu saus pedas, dan saya aduk-aduk agar bercampur. Saya sengaja menggunakan sendok kecil supaya ngga cepat habis πŸ˜€

Sendokan pertama… enaaaak! Surabi yang rasanya gurih cenderung tawar, dicampur krim ayam + saus yang gurih-asin-pedas, dengan serpihan sosis dan ayam dalam setiap gigitan, menyempurnakan tekstur dan rasa surabi secara keseluruhan. Untung orang tua saya belum datang, jadi 1 porsi surabi itu habis saya makan sendiri (pelit mode ON). Meski bentuknya imut standar surabi biasa, tapi SASS benar-benar mengenyangkan. Perpaduan rasa surabi, topping, dan krim sangat sempurna untuk 1 porsi, tapi saya curiga klo makan 2 porsi, rasanya pasti mblenger (kekenyangan karena eneg).

Surabi Imut menyediakan puluhan variasi surabi dengan harga antara 1000 – 5000an. Jangan tertipu dengan tampilan luarnya, karena meski tidak terlihat meyakinkan, surabi ini sangat mengenyangkan. Untuk cewek dengan porsi makan standar, hendaknya mencoba 1 porsi dulu, klo masih kurang baru nambah πŸ˜€

Oh iya, Warung Surabi Imut terletak di sisi kiri Jl. Setiabudi, beberapa puluh meter sesudah KFC Setiabudi (klo datang dari Cipaganti). Jika parkiran di depan warung penuh, sangat disarankan untuk parkir di area depan KFC. Selain Surabi Imut, di sekitar situ juga ada Beta Surabi (or something like that) dan Surabi NHI (enhai) yang juga menjual penganan yang sama. IMHO, Beta Surabi agak mahal dalam mematok harga, mungkin karena tempatnya yang lebih mirip restoran ketimbang warung. Surabi NHI sendiri setahu saya berdiri lebih dahulu daripada Surabi Imut, tapi sepertinya kalah populer dibanding saingannya yang lebih muda. Saya pribadi ngga tau kenapa, soalnya saya baru sekali ke sana. Itu pun gara-gara Surabi Imut udah tutup (some Saturday night, padahal jam di tangan saya baru nunjukkin pukul 8.30), dan saya udah ngga ingat lagi gimana rasanya :p

Wah, udah hampir jam 4. Waktunya beresin meja n siap-siap pulang. Happy weekend!

WARUNG SURABI IMUT
Jl. Setiabudi
Bandung – Jawa Barat
HP: 0812-2173722

Advertisements

One Response to “Warung Surabi Imut (Bandung)”

  1. Inu Gunawan 28 December, 2007 at 11:39 am #

    Dear mas n mbak, sebenarnya pelopor surabi dengan aneka rasa di Bandung adalah Surabi Imut. Berdirinya bulan Juli 1998. lokasi saat ini di Jl. Setaibudhi 175 Bandung, Tetapi pada tanggal 1 Januari 2008 akan pindah lokasi ke Jl. Setiabudhi 194 (seberang rumah makan ma Uneh), untuk informasinya bisa hubungi mBa Ria sebagai pemilik Surabi Imut di No. 08122 173 722. alamat websitenya : http://surabiimutbandung.blogspot.com

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s