Charlie and the Chocolate Factory (Novel)

18 May
Charlie and the Chocolate Factory

Charlie and the Chocolate Factory

Pucuk dicinta, ulam tiba, saya nemu e-booknya Charlie and the Chocolate Factory (CCF). Karna udah nontonnya filemnya, saya banyak ngebandingin buku ini dengan filem yang udah saya lihat. Isi ceritanya kurang lebih sama, dengan gaya naratif yang bagus dan ide-ide kreatif. Di sini Roald Dahl sama sekali ngga nyeritain background Willy Wonka, jadi cara bicara Willy Wonka yang misterius remains mysterious, ngga ada kesan creepy sama sekali. Kesan yang bisa ditangkap dari Willy Wonka adalah seorang jenius yang kreatif, tapi punya caranya sendiri dalam menghandle things.

Di buku ini juga, kebaikan Charlie ngga digambarkan dengan berlebihan. In fact, Charlie lebih cocok disebut anak miskin yang beruntung menang tiket emas, period. Ngga ada kesan dia berhak karna dia adalah anak yang sangat baik. Penggambaran ini emang lebih realistis, tapi ngilangin harapan anak-anak “sangat baik hati” di luar sana πŸ˜€ Tetep aja sih, di antara 4 pemenang lainnya, Charlie yang paling baik.

Karna background Willy Wonka ngga dibahas, isu kedekatan antar anggota keluarga ngga terlalu dikupas mendalam. Beda sama filemnya yang nunjukkin bahwa keluarga adalah hal yang terpenting dalam hidup, bukunya cuma menitikberatkan pesan moral bahwa jadi anak ngga boleh nakal, dan harus nurut sama orangtua. Keempat orang pemenang hadiah (kecuali Charlie) dateng bareng kedua orangtuanya (lengkap), artinya mereka sama sekali ngga punya masalah dalam hubungan antar anggota keluarga.

Dalam filem, masing-masing anak cuma boleh dateng dengan 1 orang dewasa. Karakter orang dewasa (kecuali ibu Augustus Gloop) ini lumayan kuat, ngga seperti dalam buku yang cuma disebut sekilas. Tapi, kecentilan ibu Violet Beauregarde cukup mengganggu waktu beliau mulai mengedip-kedipkan mata ke arah Willy Wonka (mungkin maksud Mrs. Beauregarde adalah ngedipin Johnny Depp, bukan Willy Wonka :D).

Good book, yah Roald Dahl gitu loooh.

(Foto diambil dari hxxp://img.tesco.com/pi/Books/L/04/0141311304.jpg)

Advertisements

2 Responses to “Charlie and the Chocolate Factory (Novel)”

  1. Dipo Prasetyo 18 May, 2006 at 10:08 pm #

    Gw suka Veruca & Violet, selain cantik tp jg jago silat… Mm gw agak kurang sreg ama tokoh film Willy Wonka yg lebih ke arah freak drpd misterius nya… tp mm act Johnny udah maksi ko, sayang direct sutradara nya terlanjur ngikutin plot skenario… japri in gw e-book nya dunk, gw penasaran ama hub nyuri resep ama kakeknya Charlie dan Oompa Loompa yg ditiru iklan motor itu mahluk ato robot? All gw suka cerita nya… btw, ko chilis nya ga direview seh?

    Like

  2. Adinda Erisyanita 19 May, 2006 at 8:42 am #

    – Done, e-book sudah meluncur ke lycos… bacanya pake MS Reader yak.

    – Ngga ada hubungannya semua πŸ™‚ Di bukunya malah ngga disebutin bahwa kakek Charlie pernah kerja di pabrik Wonka. Oompa Loompa bukan robot kok, semacam manusia kerdil dari suku antah-berantah gitu.

    – Chili's-nya udah dibikin reviewnya, tapi kemarin keburu malem, jadi blom sempat diupload πŸ˜€

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s