Parfait Tic

22 Aug
Parfait Tic

Parfait Tic

Udah lamaaaa banget saya ngga baca komik shoujo romantis yang cheesy, he3x. Terakhir mungkin Fruit Basket, tapi dia juga ngga murni romance, banyak unsur actionnya. Parfait Tic (PT) ini bener-bener pure romantic-comedy, tentang 2 cowok (sepupuan) dan 1 cewek satu SMA yang apartemennya tetanggaan. Karakter utamanya ada Fuuko Kameyama yang ceria, suka anak kecil dan agak oon (sometimes), Daiya Shinpo yang playboy, extrovert dan easy-going, serta Ichi Shinpo yang cerdas, cool dan introvert.

Ceritanya cuma muter-muter di antara ketiga orang itu. Awalnya Fuuko suka sama Daiya karna kepribadian Daiya yang hangat. Sayang, cinta Fuuko bertepuk sebelah tangan karna Daiya sampai saat itu blom pernah ngerasain jatuh cinta. Pada saat yang bersamaan Ichi ngaku klo dia suka sama Fuuko, dan dia rela menerima Fuuko seutuhnya, bahkan bagian yang masih mencintai Daiya (ooooh, that’s so sweeeeeet…)

Lama-kelamaan, Fuuko mulai bisa menerima cinta Ichi, dan bertekad untuk nyatain juga ke Ichi. Waktu mereka udah mulai deket, muncul mantan pacar Ichi yang lemah dan selalu butuh bantuan. Ichi sendiri ngga bisa nolak waktu sang mantan minta ditemenin ke mana-mana. Fuuko yang sakit hati mulai berusaha ngelupain perasaannya pada Ichi, meski sulit banget, dan dia jadi sering nangis. Saat dia lagi rapuh, Daiya datang dan nyatain klo dia sayang banget sama Fuuko, dan berjanji ngga akan biarin Fuuko nangis. He3x, cheesy banget yah πŸ˜€

Saya biasa baca PT klo malam weekend, karna saya tau sekali saya baca pasti ngga akan bisa berhenti. PT bisa bikin saya ketawa ngakak dalam semenit, trus nangis sejadi-jadinya di menit yang lain. Pernah sekali waktu pas saya lagi asik-asiknya nangis gara-gara Fuuko ditolak sama Daiya, eeeh HP saya bunyi. Saya reflek ngangkat telp, dan dari ujung sana kedengeran suara mantan pacar. Langsung ketauan dong klo saya lagi nangis karna suara post-cry saya yang bindeng-sumbang kayak Fran Drescher. Saya jujur aja ngomong klo saya lagi baca komik sedih, makanya saya nangis. Entah mantan saya itu percaya atau ngga, secara kami waktu itu baru putus jadi mungkin aja dia mikir klo saya nangisin dia, he3x. Sejak saat itu saya cuma mau baca PT menjelang tengah malam, mencegah adanya intruder :p

Sekarang saya masih menanti-nanti kelanjutan kisah Fuuko dan Shinpo brothers. Kondisi terakhir sih, Daiya deket lagi sama Fuuko dan Ichi mau coba balikan sama mantannya (huh! menyebalkan!). Verdict saya secara general, PT ini ceritanya mbulet, tapi fun. Yaaa gitu deh, sambil mengenang masa-masa indah SMA yg (I wish) I had. Having a crush, ngga sengaja nabrak orang yg kita suka, nangis di belakang sekolah trus dipeluk ^_^ Cucok banget lah, apalagi klo bacanya penuh penghayatan πŸ˜€

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s