Harry Potter and the Deathly Hallows

7 Aug
Harry Potter and the Deathly Hallows

Harry Potter and the Deathly Hallows

Notifikasi dari multiply dateng waktu saya lagi baca bab 30. Wah, Chica udah bikin review, pikir saya dalam hati. Musti buru-buru ngabisin bukunya deh. Ignoring kerjaan yang numpuk di meja saya (OK, ngga numpuk banget sih, tapi ada beberapa itungan yang harusnya bisa saya selesein hari itu juga), saya kebut 90 halaman pdf yang masih nyisa.

Kayak review-nya Chica, saya juga ngga mau masukin spoiler di sini. Yang jelas buat saya, HP7 adalah buku penutup yang sempurna! Dia ngejalin alur yang ada di buku-buku sebelumnya dengan baik, bikin saya ngga nyesel udah meluangkan waktu untuk baca HP1 – HP6 (bukan berarti saya pernah nyesel baca HP lho…). Saya yang bukan die hard HP fan aja ngerasa seneng banget waktu baca, trus tiba-tiba muncul nama atau benda yang pernah dibahas di buku yang lalu (meski kadang sempat binun sejenak siapakah si anu, dan berniat baca ulang buku HP1 – HP6 dari awal :D). Mungkin agak kurang cocok klo baru kenal HP trus langsung baca buku ke-7 ini yah, soalnya pasti banyak bingungnya.

Endingnya juga saya suka, happy tapi ngga extremely happy. Jadi ngga otomatis all’s well and they live happily ever after. Ada beberapa orang yang harus mati demi membela kebenaran. Campur aduk deh, sedih, susah, senang, lucu, dsb. Actionnya juga full-packed, ngga berenti bikin wondering what would happen next sama pahlawan-pahlawan kita. Agak ngingetin saya sama Lord of the Rings, cuma klo di HP musuhnya cuma 1, ngga berbagai macam ras. Hehehe, bakal setebel apa yah bukunya klo JK Rowling masukin cerita tentang giants, merpeople, centaurs, inferi, dan mahluk-mahluk lain yang hidup berdampingan sama penyihir-penyihir itu?

Harapan-harapan (atau tebakan-tebakan?) saya juga terkabul di buku ini. Siapa merid sama siapa, siapa yang digambarkan jahat padahal deep down saya tau dia pasti ngga jahat. Yang agak ngga saya duga cuma masa lalu salah satu karakter yang ternyata juga manusia biasa, ngga luput dari ketidaksempurnaan.

In the end, saya cuma punya satu pertanyaan: Siapakah Victoire? Klo diliat dari namanya sih pasti anaknya Weasley – Delacour 😀

Advertisements

4 Responses to “Harry Potter and the Deathly Hallows”

  1. Dipo Prasetyo 7 August, 2007 at 1:55 pm #

    Bener, Victoire anaknya Fleur Delacour dan Bill Weasley. Pertanyaan gw sekarang Ibu-nya Scorpius siapa hayo?? Trus nama lengkap Rosie apa an ya…

    Like

  2. Adinda Erisyanita 7 August, 2007 at 5:18 pm #

    Tebakan gw sih Pansy Parkinson, hehehehe 🙂
    Gw baru tau, ternyata silsilahnya ada di wikipedia :p

    Like

  3. Chica Paramita 7 August, 2007 at 9:46 pm #

    bab 33 emang menjelaskan segalanya ya :))
    nggak berenti “oooooooh” sepanjang bab 33

    Like

  4. itha ndudz 30 August, 2007 at 10:46 pm #

    emang seru sih pas harry di kasih tau semuanya. tapi.. duel antara harry n namanya yang tak boleh di sebut itu kok kurang greget ya menurut gue…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s