Yoel’s Baso Malang Instan

21 Dec

Semangkuk Yoel’s Baso Malang Instan berisi 1 butir bakso, beberapa gorengan bakwan Malang dan gorengan risol, semuanya dalam ukuran kecil-kecil. Bumbunya lengkap. Selain bumbu bubuk, ada kecap, minyak, cabe bubuk, saos, dan bawang putih goreng. Sebaiknya ngga menuang semua bumbu sekaligus, masukkan secukupnya sambil dicicipi rasanya.

Cara membuatnya tinggal diseduh air panas dan tunggu 10 menit. Menurut saya lebih enak kalau direbus aja, karena kalau cuma diseduh, meski bakso & gorengannya udah empuk, tapi bagian isiannya masih ngelawan. Sayang, padahal rasanya lumayan enak. Untuk bumbu kuahnya sangat terasa aroma bawang putihnya.

Secara keseluruhan, saya kasih rating 7/10 deh. Agak kurang jos karena masih ada bagian yg keras, mungkin kalau semuanya direbus akan lebih nikmat.

Roti Comel 

18 Dec

Comel = Coklat Meleleh, isian roti memang dari potongan coklat Cadbury yang meleleh saat dipanggang. Cocok buat yang suka manis, enak-enak semua. Roti Comel original disajikan dengan susu kental manis dan parutan keju. Untuk kenikmatan (dan kemanisan) ekstra, bisa ditambah ovomaltine, oreo, cha cha, beng beng, eskrim, dan sebagainya.

Ada juga indomie goreng/rebus aneka topping, juga pancake & dan waffle. Untuk topping pancake/waffle banyak yg manis, tapi ada juga yang asin misalnya Barbecue Chicken. Oh iya, kalau ngga suka roti isi cadbury, bisa pilih isian selai, kornet, telur, dsb. persis kayak kedai roti bakar lainnya.

Harga makanan dan minumannya murah banget, mulai dari di bawah 10rb. Saya datang berempat dengan teman-teman, total pesan 5 porsi makanan & 6 porsi minum, cuma habis 110rb. Plus dikasih complimentary bakpau isi duren yang ternyata enak juga.
 
 
Roti Comel
Jl. Raya Pasar Minggu No.29B (samping 7 Eleven Pancoran)
Pancoran, Jakarta Selatan
Jam buka: 17:30 – 02:00
https://www.instagram.com/roticomel/

Roti Comel Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Cuanki Salju

14 Dec

Di dalam kemasan Cuanki Salju, ada beberapa butir somay (yg bentuknya mirip otak-otak), tahu baso, kerupuk pangsit, dan kerupuk batagor. Bumbunya ada bumbu bubuk, cabe, dan bawang goreng. Udah ada logo halalnya juga.

Cara membuatnya tinggal diseduh air panas, tapi saya memilih direbus biar empuk semua. Rasanya enakkk. Somaynya (yang mirip otak-otak) cukup berasa aroma ikannya. Tahunya gurih, kerupuk batagornya juga enak, kenyal2 setelah direbus. Kuahnya gurih-asin, tentu dengan aroma MSG yg kuat, hahahaha. Tingkat kepedesan bisa diatur sesuai banyaknya bubuk cabe yg ditambahkan.

Klo disuruh kasih rating keseluruhan, saya kasih 8/10 deh. Rasanya enak, udah ada logo halalnya, cocok buat alternatif makanan praktis selain mi instan.

Battle of Wajik

8 Dec

wajik

Sejak kecil, saya adalah penggemar berat wajik. Kakek (alm.) bahkan punya panggilan sayang “Bapak Wajik”, karena beliau sering membawa wajik untuk saya (dan cucu-cucunya yang lain). Buat yang belum tau, wajik adalah kue yang terbuat dari ketan, santan, dan gula yang dimasak, lalu dicetak dan dipotong-potong berbentuk belah ketupat atau jajaran genjang. Itu sebabnya di kartu remi, bentuk diamond juga disebut dengan wajik. Ibunda (alm.) juga pandai membuat wajik yang enak, tapi mungkin ini subjektif  😀

1. Wajik dari Pastel Ma’ Cik (foto atas kiri)

Walau terkenal sebagai produsen pastel, Ma’ Cik punya aneka pilihan kue tradisional dan modern di gerainya. Beberapa rasanya cukup memuaskan, tapi sisanya sih biasa saja, hehehe. Wajiknya termasuk dalam kategori biasa saja. Empuk dan manisnya sih pas, tapi kadang kita bisa menemukan butiran ketan yang masih keras di dalamnya. Harganya murah (Rp 3,700) dan ukurannya besar, jadi cukup mengenyangkan. dan sakit kalau buat nimpuk maling

2. Wajik dari Monami Bakery (foto bawah kiri & kanan)

Toko kue yang sudah berdiri sejak 30 tahun yang lalu ini punya kue-kue yang enak, harganya masuk akal, dan cabangnya bertebaran di Jakarta dan sekitarnya. Ngga heran kalau Monami ngetop banget di kalangan kantoran maupun rumahan, baik untuk konsumsi meeting maupun arisan. Untuk wajiknya sendiri, teksturnya lembut dan manisnya pas. Seluruh butiran ketannya empuk, ngga ada yang keras. Mereka juga punya pilihan wajik nangka (yang berwarna hijau) dengan aroma pandan dan nangka yang wangi. Kedua-duanya enak, dan dengan harga Rp 3,500 per potong, ukurannya juga pas.

3. Wajik dari Michelle Bakery (foto atas kanan)

Michelle Bakery mungkin ngga terlalu ngetop, karena dia ngga punya cabang di pusat kota Jakarta. Tapi kalau orang Bogor sih biasanya tahu, karena kue-kuenya super enakkk. Begitu buka kemasan wajik Michelle, aroma wangi gula merahnya langsung menyeruak. Rasanya juga ternyata seenak wanginya, lembut dan manisnya pas (mengulang kata ‘manisnya pas’). Tapi beneran deh, wajik ini adalah wajik terenak yang pernah saya makan, dan mungkin mengalahkan enaknya wajik bikinan (alm.) Ibunda. Harganya lebih premium, Rp 5,000 per potong, tapi sangat sesuai dengan rasanya.

Jadi kalau pengen wajik, saya sangat merekomendasikan untuk pesan di Michelle (dan pesan kue-kue Michelle yang lainnya, tentunya). Tapi kalau lokasinya terlalu jauh atau pas lagi main di mal, wajik Monami boleh lah sebagai pelipur lara. Baik wajik biasa (gula merah) maupun wajik nangka-nya sama-sama patoet dipoedjiken.

 

Pastel Ma’ Cik
Jl. Alternatif Cibubur No. 68, Cibubur

Monami Bakery
Plaza Adorama,
Jl. Kemang Raya No. 17, Jakarta Selatan

Michelle Bakery
Jl. Alternatif Cibubur no 9 (Sebelah Cibubur Point), Cibubur

Bookopi

6 Oct

Bookopi

Kalau pernah ke Kalibata City, pasti tau betapa banyaknya resto dan kafe bertebaran di sana. Saking banyaknya, kadang cukup membingungkan mau makan/nongkrong di mana, hehehe. Bookopi ini salah satu yang no brainer. Kafenya nyaman, ngga terasa sumpek meski meja dan kursinya banyak, dan masing-masing meja dilengkapi oleh outlet listrik. Ada juga berderet-deret buku yang bisa dibaca di tempat. Asik buat ketemuan bareng temen-temen, OK juga buat ngabisin waktu sendirian sambil ‘kerja’.

Makanannya lumayan enak, meski ngga bisa dibilang murah untuk ukuran Kalibata City. Harga makanan utama mulai dari 30rban, minumannya 20rban, plus pajak 10% dan service charge 5%. Tapi berhubung kafenya bagus dan suasananya asik, jadi ya ngga mahal juga. Jam bukanya juga sangat panjang, cocok untuk sarapan, makan siang, makan malam, sampai makan lewat tengah malam, hahaha. Yang saya kurang suka di sini adalah adanya nyamuk. Kulit saya kebetulan agak sensitif dengan serangga, dan saya beberapa kali kena gigitan nyamuk saat berada di Bookopi.

 

Bookopi
Kalibata City Tower Sakura
Jl. TMP Kalibata no.1, Jakarta Selatan
Jam buka: 7AM – 2AM

Bookopi Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Manhattan Fish Market

27 Sep

Selain Fish & Co., tempat favorit saya untuk makan fish & chips adalah Manhattan Fish Market. Kalau boleh membandingkan, saya lebih suka fish & chips di Manhattan karena porsinya pas (ngga terlalu besar), lapisan tepungnya lebih tipis, dan ngga terlalu ngeju (cheesy) seperti Fish & Co. Beberapa teman saya lebih suka versi Fish & Co., jadi urusan fish & chips ini ada kubu-kubunya juga kayak Holycow, hehehe. Menurut saya, harga makanan di Manhattan juga sedikit lebih murah daripada Fish & Co., baik untuk menu single maupun sharing.

Salah satu pilihan menu untuk santap bersama adalah Fried Giant seperti di foto. Pinggan yang disajikan, penuh sesak dengan udang, ikan, jamur, cumi-cumi, dan bawang bombay, yang semuanya dibalur dengan tepung berbumbu sebelum di-deep fry. Ada sedikit sayuran rebus juga, serta kentang goreng sebagai karbohidrat. Pilihan sausnya sekaligus 4: Cajun, Honey Mustard (favorit saya), Smoky Chipotle, dan Tartar & Onion Glory. Semuanya enak. Lapisan tepungnya ngga begitu tebal dan bumbunya pas, jadi tetap menonjolkan rasa dari bahan yang digunakan. Saya pribadi lebih suka kalau karbohidratnya diganti Garlic Herb Rice yang wangi dan berbumbu (tapi sayangnya ngga bisa, hehehe). Secara keseluruhan, cukup memuaskan deh. Oh iya, Manhattan Fish Market punya beberapa cabang di Jakarta dan Medan.

 

Manhattan Fish Market
Ciputra World, Lotte Shopping Avenue, Lt. 4,
Jl. Prof Dr Satrio, Jakarta Selatan

Manhattan Fish Market Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Berlin Döner

20 Sep

berlin-doner

Kedai ini baru buka beberapa bulan yang lalu di Plaza Festival. Posisinya di tengah, dekat gerai roti BreadTalk, bekas dulunya ShareTea berada. Kedai juga berfungsi sebagai dapur untuk menyiapkan pesanan, lalu sisi luarnya diberi kursi-kursi tinggi seperti yang ada di bar (bar stools). Konsepnya memang bukan tempat nongkrong berlama-lama.

Ada pilihan Roti Pita (The Döner) dan Kentang Goreng (The Böx) untuk menemani grilled chicken dan sayurannya. Sayur-sayurannya terdiri dari selada, tomat, kyuri, red cabbage, red onion, dan jalapenos. Untuk pilihan sausnya ada saus garlic, saus yogurt, dan saus pedas. Saya memilih The Böx dengan semua sayuran dan campuran ketiga saus (hehehehe). Rasanya enak. Kentang dan ayamnya dibumbui dulu sebelum dimasak, jadi meresap ke seluruh bagian. Sausnya juga pas asam-gurih-pedasnya. Kalau tidak suka saus yang banjir seperti foto di atas, mintalah staf untuk mengurangi sausnya.

Saya sempat curi-curi dengar, katanya kalau aslinya di Jerman sana, ayamnya dipanggang sampai kering dan teksturnya kriuk-kriuk. Berlin Döner awalnya mengikuti pakem tersebut, tapi ternyata banyak pelanggan yang protes karena ayamnya terlalu kering. Jadi sekarang mereka memilih untuk memanggang tidak sampai kering. Pelanggan bisa memesan versi ayam yang kering jika menginginkannya.
 

Berlin Döner
Plaza Festival lt. UG
Jl. HR Rasuna Said, Jakarta Selatan

Berlin Doner Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

%d bloggers like this: