Tag Archives: East Javanese

Pecel Pincuk Kalibata

21 Jun

Pecel Pincuk

Daerah seberang Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, dari dulu menjadi pusat jajanan yang cukup ramai. Sejak pagi sampai tengah malam, aneka tukang makanan berkumpul di sana. Area tengah di pagi & siang hari ditempati oleh gerobak makanan, malamnya oleh warung tenda. Ada juga beberapa warung makan permanen yang posisinya agak ke belakang menempel di pagar tembok yang mengelilingi area. Pecel Pincuk menempati salah satu kios permanen ini.

Sayurannya ada toge, daun pepaya, daun singkong, kacang panjang, daun kemangi, dan lamtoro (petai cina). Habis disiram sambel kacang, ditaburi serundeng dan peyek kacang tanah. Selain sambal pecel ala Madiun, warung ini juga menyediakan sambal tumpang khas Kediri, daerah asal pemiliknya. Untuk pecelnya cukup enak, apalagi ditemani aneka lauk seperti tahu/tempe bacem, gorengan, empal, telor puyuh, ati-ampela, juga bothok. Buat yang ngga terlalu suka pecel, ada pilihan menu rawon, pepes, garang asem, dan ayam goreng/bakar.

 

Pecel Pincuk Kalibata
Pusat Jajanan TMP Kalibata
Jl. Raya Kalibata, Jakarta Selatan

Pecel Pincuk Kalibata Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Nasi Bebek Sinjay (Madura)

3 May

Nasi Bebek Sinjay

Sejak jaman Jembatan Suramadu baru dibuka, banyak warga Surabaya maupun luar kota yang rela menyeberang jembatan, khusus untuk makan di Sinjay. Itu tahun 2009 lho, dan popularitasnya masih bertahan sampai sekarang. Warung Nasi Bebek Sinjay selalu ramai, antrinya pun selalu panjang mengular. Namun sistemnya cukup bagus, setiap pelanggan yang datang bisa langsung ke kasir untuk memesan, dan mendapat nomor antrian. Tinggal menunggu di dekat tempat mengambil makanan sampai nomor kita dipanggil, lalu bebek lezat siap disantap. Penuh dan umpel-umpelan sih, tapi antriannya teratur dan ngga akan diserobot.

Bebeknya memang patut ditunggu. Berukuran sedang dan ngga kurus kering, digoreng garing tapi masih terasa tekstur bebeknya. Bumbunya meresap sampai ke dalam, ditambah serundeng berbumbu yang ditabur di atas nasi. Yang ngga kalah dahsyatnya adalah sambel pencit dari mangga muda. Rasanya pedes dan asem, meledak di mulut, hehehehe.

Menurut informasi di box pembungkus, Nasi Bebek Sinjay punya beberapa cabang di Surabaya dan sekitarnya, kayak Pasuruan dan Malang (harus dicek lagi, masih buka apa engga). Saya pernah dengar ada cabang di pinggiran Jakarta sih, padahal ngga ada alamatnya di box Sinjay. Pas googling yang cabang Jakarta itu, kok di bawah logo Bebek Sinjay ada nama orang. Mungkin itu kerabat/mantan koki yang memutuskan untuk buka cabang sendiri, hehehehe.

 

Nasi Bebek Sinjay
Jl. Raya ketengan 45 Burneh,
Bangkalan, Madura

Rujak Cingur Pak Hadi

26 May

WP_20150421_12_35_32_Pro 1

Sudah lama dengar reputasinya, tapi saya baru sempat nyobain pas ada promo gratis ongkir dari salah satu perusahaan kurir. Selain rujak cingur, Pak Hadi juga sedia tahu campur, tahu telor, gado-gado, aneka soto dan nasi rames. Pas rujaknya datang, tampangnya cukup menjanjikan sih dengan bumbu coklat tua kental beraroma petis.

Pas disendok, hmmm… buat saya kurang ooomph. Saya penggemar rujak cingur dengan aroma petis yang kuat serta bumbu yang medok. Saya juga lebih suka kalau potongan cingur (moncong sapi) dan buahnya lebih banyak dibanding sayurannya. Rujak cingur versi Pak Hadi ini semacam soft core, rujak cingur yang cocok merangkul selera pasar kebanyakan. Eh tapi saya bukan asli Surabaya lho, jadi mungkin aja pakem rujak cingur yang saya anut justru salah, hahahaha. Tapi secara keseluruhan, Rujak Cingur Pak Hadi lumayanlah untuk tombo kangen.

 

Kantin Rujak Cingur Khas Surabaya (P. Hadi)
Jl. KH Wahid Hasyim no.48, Menteng
Telp.: 021-391 0537

Kantin Rujak Cingur Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Tahu Campur Cak Jamal

13 Jun


Setiap malam, warung kaki lima ini selalu penuh, baik oleh pelanggan tetap maupun pengunjung coba-coba. Memang tidak banyak warung yang khusus menjual makanan khas Jawa Timur, apalagi yang masuk kategori enak. Selain Tahu Campur, Warung Cak Jamal juga menjual Tahu Telur, Tahu Tek, dan Rujak Cingur. Semua di kisaran harga belasan ribu.

Saya paling suka Tahu Campurnya. Dengan kuah gurih, aroma petis samar-samar, serta kikil yang empuk dan sedap. Porsinya juga cukup mengenyangkan (untuk ukuran perempuan). Sayang, SOP pemesanannya kurang sempurna, saya sempat diselak beberapa kali oleh pengunjung yang datang belakangan. Agak kurang nyaman, apalagi kalau datang saat peak hour makan malam. Untungnya rasa makanannya bisa mengobati semuanya, hehehe.

 

Tahu Campur Cak Jamal
Jl. Otista Raya, depan Gedung PFN
(samping Gelanggang Remaja/Youth Center Jakarta Timur)
Buka malam hari

%d bloggers like this: