Tag Archives: resto

Bakso Son Haji-Sony (Lampung)

6 Jun

Satu setengah tahun tinggal di Lampung, ngga lengkap rasanya klo ngga nulis soal bakso terenak di dunia Indonesia, Bakso Sony Son-Haji. Bakso Sony punya beberapa cabang di Lampung, terutama di kota Bandar Lampung. Dulu, kalau mau makan Bakso Sony harus ke Bandar Lampung dulu. Sekarang sudah ada cabang di Pringsewu dan di jalan menuju bandara (Natar), jadi praktis untuk diampiri dulu dan dibungkus sebagai oleh-oleh.

Oleh-oleh? Iya, karena Bakso Sony juga menjual butiran baksonya saja. Hanya kuat sehari di suhu ruangan, jadi baiknya langsung masuk kulkas begitu mendarat di tujuan. Paket butiran bakso sudah termasuk bumbu. Pakainya cukup sedikit saja, karena rasanya sangat pekat.

Rasa baksonya? Meaty, daging banget. Setiap gigitan terasa dagingnya, dan harus digigit karena agak susah dipotong dengan sendok. Alot? Engga kok, dan ngga eneg meski dagingnya sangat terasa. Ini salah satu makanan anti-gagal, sejauh ini belum ada yang ngga ketagihan kalau saya bawakan oleh-oleh Bakso Sony. Selain bakso mereka juga punya mie ayam ala Lampung, lengkap dengan acar mentimun. Untuk oleh-oleh, Bakso Sony juga menyediakan bakso ikan, pempek, dan rolade (tidak semua cabang available). Oh iya, Bakso Sony hanya menerima pembayaran cash, tidak bisa kartu debit/kredit berapa pun banyaknya transaksi kita.

 

Bakso Sony Son – Haji
Jl. Raya Natar, Lampung
(Ruko sebelah PLN Natar)

Advertisements

Shaburi Shabu Shabu

17 May

Resto all-you-can-eat (AYCE) shabu-shabu udah bukan barang baru di Indonesia. ‘Anak lama’ Jakarta tentu kenal Hanamasa, Nanaban Tei, Pare’Gu, dan sebagainya. Sementara ‘anak lama’ Bandung mungkin masih inget resto Miyazaki yang sudah almarhum. Di resto AYCE, kita cukup bayar sekian untuk bisa makan semua menu yang disajikan. Sepuasnya, bisa nambah berkali-kali. Di harga tersebut ada yang udah termasuk minuman sederhana (teh tawar atau minuman bersoda), ada juga yang engga.

Shaburi termasuk pemain baru di bisnis ini, baru sekitar 4 tahun. Saya masih inget dulu pas awal-awal buka di Pacific Place, antriannya selalu panjang, apalagi pas jam makan. Sekarang pun masih antri (meski ngga sedahsyat dulu), kontras dengan pendahulunya yang berinisial H. Ya karena Shaburi memang mempertahankan kualitas, bukan rame di awal aja kayak banyak resto dan toko kue jaman sekarang *uhuk*.

Sistemnya agak beda dengan AYCE shabu-shabu lainnya, karena dagingnya harus pesan, ngga tinggal ambil di meja buffet. Tapi ngga masalah sih, soalnya pramusajinya banyak dan sigap. Jadi tiap kita minta daging langsung diantar, 4 nampan kecil sekaligus. Oh iya, daging sapinya hanya 1 macam ya sesuai paket yang kita pilih. Jadi ngga ada lidah, iga, jeroan, sosis, dsb kayak di resto lain. Untuk buffet bahan pelengkap shabu-shabu, ada aneka mie, seafood, sayuran (termasuk jamur). Variasinya ngga yang banyak banget sih, tapi segar semua. Ada juga makanan matang seperti chicken kaarage, udon carbonara, bakwan jagung, beef donburi, dsb. Untuk pencuci mulut ada buah potong dan es krim. Kuah rebusannya juga ada beberapa rasa (harus pilih 1), kalau bumbu cocolannya bebas pilih dan campur sesukanya.

Secara keseluruhan, buat saya sih wajar banget kalau Shaburi masih dinanti. Harganya masuk akal, bahan-bahan makanannya segar, rasanya enak, dan pelayanannya baik. Highly recommended buat yang suka makan daging sapi dan/atau shabu-shabu. Oh iya, kalau datang ramean lebih dari 4 orang, baiknya reservasi dulu daripada harus antri menunggu.

 

Shaburi Shabu Shabu
Grand Indonesia Lantai 3A,
Jalan M.H. Thamrin No.1, Jakarta Pusat
ig: @shabu_shaburi

Shaburi Shabu Shabu Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Yoshinoya

24 Jan

yoshinoya

Saat jalan-jalan di Mal dan menjelang waktu makan, ada kalanya saya kepingin nyobain resto baru untuk mendapatkan elemen kejutan, tapi ada juga saatnya saya balik ke selera asal yang predictable. Yoshinoya ini masuk kategori resto yang kedua. Saya bisa memastikan saya akan dapat nasi yang pulen, potongan daging yang lembut dan dibumbui dengan baik, serta sup miso yang gurih.

Selain original beef bowl kesukaan saya, ada juga versi beef bowl dengan bumbu yakiniku, blackpepper, juga shrimp bowl, chicken bowl, dan veggie bowl buat yang vegetarian. Harganya cukup terjangkau, mulai dari 30rb-an sebelum pajak untuk makanan utama di sana. Buat saya sih ini lebih baik daripada makan di resto cepat saji ala Amerika.

Bumbu dagingnya tidak pedas (kecuali varian hot), jadi anak-anak pun bisa ikutan makan. Atau sekalian aja pesan menu dari Kids Meal-nya. Oh iya, Yoshinoya juga punya sertifikat halal yang masih berlaku sampai 2018.

 

Yoshinoya 
Mall Ambassador Lt.4
Jl. Prof Dr Satrio, Kuningan, Jakarta

Yoshinoya Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Bookopi

6 Oct

Bookopi

Kalau pernah ke Kalibata City, pasti tau betapa banyaknya resto dan kafe bertebaran di sana. Saking banyaknya, kadang cukup membingungkan mau makan/nongkrong di mana, hehehe. Bookopi ini salah satu yang no brainer. Kafenya nyaman, ngga terasa sumpek meski meja dan kursinya banyak, dan masing-masing meja dilengkapi oleh outlet listrik. Ada juga berderet-deret buku yang bisa dibaca di tempat. Asik buat ketemuan bareng temen-temen, OK juga buat ngabisin waktu sendirian sambil ‘kerja’.

Makanannya lumayan enak, meski ngga bisa dibilang murah untuk ukuran Kalibata City. Harga makanan utama mulai dari 30rban, minumannya 20rban, plus pajak 10% dan service charge 5%. Tapi berhubung kafenya bagus dan suasananya asik, jadi ya ngga mahal juga. Jam bukanya juga sangat panjang, cocok untuk sarapan, makan siang, makan malam, sampai makan lewat tengah malam, hahaha. Yang saya kurang suka di sini adalah adanya nyamuk. Kulit saya kebetulan agak sensitif dengan serangga, dan saya beberapa kali kena gigitan nyamuk saat berada di Bookopi.

 

Bookopi
Kalibata City Tower Sakura
Jl. TMP Kalibata no.1, Jakarta Selatan
Jam buka: 7AM – 2AM

Bookopi Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Manhattan Fish Market

27 Sep

Selain Fish & Co., tempat favorit saya untuk makan fish & chips adalah Manhattan Fish Market. Kalau boleh membandingkan, saya lebih suka fish & chips di Manhattan karena porsinya pas (ngga terlalu besar), lapisan tepungnya lebih tipis, dan ngga terlalu ngeju (cheesy) seperti Fish & Co. Beberapa teman saya lebih suka versi Fish & Co., jadi urusan fish & chips ini ada kubu-kubunya juga kayak Holycow, hehehe. Menurut saya, harga makanan di Manhattan juga sedikit lebih murah daripada Fish & Co., baik untuk menu single maupun sharing.

Salah satu pilihan menu untuk santap bersama adalah Fried Giant seperti di foto. Pinggan yang disajikan, penuh sesak dengan udang, ikan, jamur, cumi-cumi, dan bawang bombay, yang semuanya dibalur dengan tepung berbumbu sebelum di-deep fry. Ada sedikit sayuran rebus juga, serta kentang goreng sebagai karbohidrat. Pilihan sausnya sekaligus 4: Cajun, Honey Mustard (favorit saya), Smoky Chipotle, dan Tartar & Onion Glory. Semuanya enak. Lapisan tepungnya ngga begitu tebal dan bumbunya pas, jadi tetap menonjolkan rasa dari bahan yang digunakan. Saya pribadi lebih suka kalau karbohidratnya diganti Garlic Herb Rice yang wangi dan berbumbu (tapi sayangnya ngga bisa, hehehe). Secara keseluruhan, cukup memuaskan deh. Oh iya, Manhattan Fish Market punya beberapa cabang di Jakarta dan Medan.

 

Manhattan Fish Market
Ciputra World, Lotte Shopping Avenue, Lt. 4,
Jl. Prof Dr Satrio, Jakarta Selatan

Manhattan Fish Market Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Roaster and Bear (Yogya)

18 Sep

roaster-and-bear

Kafe ini terlihat keren dan sophisticated kalau kita melintasi Jl. Mangkubumi. Awalnya saya pikir harganya agak mahal, apalagi lokasinya di dalam hotel bintang 4. Ternyata cukup terjangkau. Makanan pembuka dimulai dari harga belasan ribu, minuman pun demikian. Untuk makanan utama seperti pasta harganya 30rb-an, sementara pizza 50rb-an. Masih masuk akal lah ya.

Tempatnya enak, nyaman, dan banyak banget area yang instagrammable (silakan googling ‘Roaster and Bear’ deh). Terdiri dari 2 lantai dan dua2nya sama-sama cantik. Lantai bawah menurut saya lebih hangat dan cozy, sementara yang atas lebih trendy. Saya memilih lantai atas biar bisa dapat pemandangan Jl. Mangkubumi. Datang jam nanggung sekitar jam 3 dan tetap rame, hehehe.

Menu di foto adalah Sizzle Bratwurst, yang disajikan dengan kentang tumbuk, kol merah, dan tumisan jamur. Rasa masakannya ternyata not bad at all, meski kentang tumbuknya ngga se-creamy yang saya harapkan. Selalu suka sama resto yang selain tempatnya bagus, makanannya juga enak. Highly recommended, cuma mungkin harus siap mengantri saat kalau akhir pekan dan sekitar jam makan.

 

Roaster and Bear
Hotel Harper Mangkubumi
Jl. Mangkubumi 52, Yogyakarta
Jam buka: 11AM – 11PM

BillieChick

13 Sep

billiechick

BillieChick punya menu yang cukup ekstensif, cocok untuk makan bersama orang-orang yang seleranya berbeda-beda. Kelemahan dari resto seperti ini adalah tidak semua makanannya enak, meski bukannya ngga enak juga. Menurut saya, BillieChick cukup kuat di menu Asia, tapi agak kendor di masakan Italia. Harga makanan dimulai dari 30rb-an untuk makanan pembuka, 40rb-an untuk makanan utama, dan 30rb-an untuk aneka minuman. BillieChick punya beberapa cabang yang tersebar di Jakarta, Magelang, dan Yogyakarta.

Foto di atas adalah Chicken Cordon Bleu, masakan ayam yang diisi keju dan irisan smoked beef, lalu dibalur tepung roti sebelum digoreng. Daging ayamnya cukup tebal, dimasak dengan kematangan yang pas dan tidak kering. Isian kejunya meski tidak meleleh-leleh tapi tetap terasa. Sayang irisan smoked beef-nya kurang banyak, hahahaha. Ayam disajikan dengan sayuran, kentang goreng atau kentang tumbuk (mashed potatoes), dan semangkuk saus coklat yang gurih. Saya memilih kentang tumbuk yang ternyata enak sekali, gurih dan creamy tanpa eneg. Semua disajikan dengan porsi yang banyak dan mengenyangkan. Menu lain yang cukup recommended adalah Tom Yam Noodle dan Oxtail Fried Rice.

 

BillieChick
Kota Kasablanka Lt.UG (Food Society)
Jl. Casablanca Raya, Jakarta Selatan

Billiechick Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

%d bloggers like this: