Tag Archives: Singapore

Botak Jones (Singapore)

20 Oct

Botak Jones

Botak Jones adalah chain restoran asli Singapore yang menyajikan masakan Amerika seperti burger, hot dog, fish & chips, dan steak. Pertama berdiri pada 2003, dalam beberapa tahun Botak Jones sudah memiliki belasan cabang di seluruh Singapore. Ada cabang yang hanya melayani menu halal, ada juga yang menunya lengkap dengan olahan pork.

Tahun lalu saya berkunjung ke cabang halal di East Coast Road, dekat dengan restoran 328 Katong Laksa. Harga burger mulai dari S$10, sementara untuk steaknya S$25. Saya memesan cheese burger yang datang dalam porsi besar. Patty-nya terasa meaty, kentang gorengnya enak dengan potongan yang agak tebal dan diberi bumbu. Saya sampai ngga habis saking banyaknya hahahaha, jadi malah ngga bisa pesan dessert.

Secara keseluruhan makanannya lumayan enak, tapi ngga wow banget. Untuk burger, mungkin saya lebih pilih makan di Carl’s Jr yang lebih murah, tapi kan di Jakarta juga ada ya, hahahaha. Kalau untuk steak di Singapore, saya cukup puas makan di Astons Specialities, harga terjangkau dan banyak pilihan.

 

Botak Jones
37 East Coast Road, Singapore
http://www.botakjones.com/
(Botak Jones cabang East Coast sudah tutup, tapi cabang lain masih ada)

Advertisements

H. Kadir Sup Tulang (Singapore)

11 Aug

Sup Tulang

Saya kurang tertarik waktu pertama kali denger namanya. Bayangan saya, ini mah kayak sup kaki kambing, di Jakarta juga banyak dan (pastinya lebih) enak. Setelah googling dan liat gambarnya, ternyata beda hahahaha. Lalu pada suatu malam, saya naik bis ke Golden Mile Food Centre, ngga jauh dari Bugis (tapi gempor kalau jalan kaki).

Sup Tulang berwarna merah ini pertama kali dibuat oleh Abdul Kadir pada tahun 1950-an, lalu disempurnakan oleh anaknya, M. Baharudeen. Terbuat dari tulang kambing yang berisi sumsum, lalu dimasak berjam-jam dengan aneka bumbu, serta cabe dan tomat. Hasilnya adalah sup dengan rasa yang unik, spicy, pedas dan sedikit asam.

Kalau ke sini mending jangan pakai baju bagus/warna putih, soalnya kuah merahnya ngga santai. Ngga cocok juga buat kencan pertama, karena mengubah warna bibir jadi kayak habis makan bayi. Sesudah makan pun pas saya cuci tangan dan mulut, masih ada sisa warna merah bersisa. Entah pakai apa untuk pewarnanya, hahaha. Tapi buat saya ini highly recommended, dengan senang hati akan ke sini lagi kalau ada kesempatan.

 

Haji Kadir & M Baharudeen
#B1-13-15, Golden Mile Food Centre
505 Beach Road, Singapore
Opening Hours: 12.30PM – 1.30AM
Closed alternate Wednesdays

Bali Nasi Lemak (Singapore)

28 Jul

Bali Nasi Lemak

Daerah Geylang selain dikenal sebagai red district, juga terkenal dengan kekayaan kulinernya. Tapi, selama ini yang saya dengar kebanyakan rekomendasi makanan non-halal seperti bubur kodok, hokkien mee, char kway teow, dsb. Ada juga sih restoran seafood dan crab bee hoon yang terkenal, tapi harganya ngga dompet-friendly. Kalau mau makanan halal dan murah, biasanya orang akan ke daerah Geylang Serai, yang memang permukiman Muslim.

Bali Nasi Lemak bisa jadi alternatif makanan halal di Geylang. Saya suka nasi lemaknya yang wangi dan terasa santannya. Agak mirip nasi uduk, ngga kayak kebanyakan nasi lemak di KL & Sg. Makannya dialasi daun pisang, jadi menambah aromanya. Lauknya pun cukup beragam, mulai dari aneka sayur dan tumis, sampai kering teri, telur, dan ayam goreng. Kayak masakan Indonesia ya, hehehehe. Harganya lumayan terjangkau untuk standar Sg, sekitar S$5/porsi.

Pemilik Bali Nasi Lemak sendiri ternyata bukan orang Indonesia/Melayu, tapi keturunan Chinese. Keluarga beliau kakak-beradik punya beberapa kios nasi lemak di Sg, mirip keluarga besar Siem pelopor loenpia Semarang. Oh iya, Bali Nasi Lemak buka malam hari sampai menjelang subuh. Lokasinya cukup jauh dari MRT Station, jadi jauh lebih nyaman naik bis (atau taksi jika mampu).

 

Bali Nasi Lemak
No.2 Geylang Lorong 15, Singapore
Open daily from 5.30pm till 4am
Close on alternate Sundays
http://www.bali-nasilemak.com/

Ramen Ten (Singapore)

21 Apr

Ramen Ten

(update: Ramen Ten cabang Far East Plaza sudah tutup)

Saya tertarik makan di sini karena claimnya sebagai ramen halal. Di Jakarta, ibukota negara muslim terbesar di dunia aja, ngga gampang cari ramen halal yang decent. Halal lho ya, bukan cuma no pork, no lard. Pas lagi main ke Orchard, saya sempatkan ke Far East Plaza untuk makan di Ramen Ten, sekaligus mampir ke Sunny Bookshop (yang sayangnya, sekarang sudah tutup).

Ramen Ten menempati area yang sama dengan Shin Tokyo Sushi, resto yang menyediakan sushi halal. Harga ramen mulai sekitar S$8.9, sementara sushi-nya mulai S$2.3. Saat ramennya datang, jujur bentuknya kurang meyakinkan karena mienya mirip mie instan dan telurnya kayak telur rebus biasa. Bukan telur rebus transparan setengah matang seperti di resto ramen yang serius. Dan kenapa banyak toge? Kuahnya sih enak, potongan daging bebeknya juga besar-besar, tapi rasanya ngga nyambung.

Saya kurang cocok sih makan di sini. Untuk harga segitu mending cari makanan lain atau makan ramen di Jakarta aja, hehehehe.

 

Ramen Ten
#01-22 Far East Plaza,
14 Scotts Road, Singapore
Open: 11.30am – 10.00pm (Daily)
http://www.ramenten.com/

Penasaran Putu Piring (Singapore)

5 Sep

Putu Piring

Di hari terakhir liburan saya ke singapore, saya main ke daerah Geylang Serai dan sekitarnya, salah satunya karena penasaran pengen nyobain Putu Piring. Kenapa penasaran? Karena banyak reviewer yang bilang Putu Piring yg masih dibuat secara tradisional ini adalah makanan langka, enak tapi udah jarang yang jual.

Lalu saya bela-belain tuh berjalan kaki 350m dari Geylang Serai Market ke Haig Rd Food Center, muter-muter sampai akhirnya ketemu kios Traditional Putu Piring. Saya minta dibungkus aja trus makannya di kedai Mr. Teh Tarik dekat situ.

Begitu dibuka dan saya mulai gigit, laaah, ini kan klo di kampung saya namanya Kue Putu/Putu Bambu, hahahaha. Cuma bentuknya aja pipih lebar kayak Serabi. Saya ngakak (dalam hati, biar ngga dikira orang gila ketawa sendiri), makanan yang saya pikir keren gimana gitu, ternyata di Indonesia juga banyak yg jual, hahahaha. Ya ngga papa, yang penting rasa penasaran sama Putu Piring sudah terobati 🙂

 

Traditional Haig Road Putu Piring
Haig Road Market and Cooked Food Centre, Stall #01-08,
14 Haig Road, Singapore

Pocket Mighty Minds Street Directory Version 4.2 (2008)

18 Feb
Pocket Mighty Minds Street Directory

Pocket Mighty Minds Street Directory

Selama di Singapore, karna sebagian besar waktu perjalanan habis di MRT bawah-tanah, modul GPS yang saya bawa jadi jarang kepake. Begitu keluar stasiun pun, butuh waktu yang agak lama buat si modul untuk nangkep sinyal karna kehalang bangunan tinggi dan rindangnya pepohonan. Ngga jarang, sambil saya nyalain modul dan jalan kaki ke arah tujuan, GPS baru online setelah saya sampe di tempat yang dimaksud, hehehe.

Untung selain Mapking (program GPS), saya bawa backup program peta digital. Sebenernya Mapking ngga harus ditandem sama modul gps, klo ngga ada pun dia bisa dipake sebagai peta offline. Tapiii, buat saya interface-nya terlalu rumit, belum lagi waktu loadingnya yang agak lama.

Klo Pocket Mighty Minds Street Directory (PMMSD), tampilannya mirip peta bikinan Gunther yang biasa saya pake sehari-hari. Tinggal masukin kata kunci (bisa nama jalan, nama gedung, nama stasiun MRT, dsb), nanti dia akan munculin peta yang mengandung kata kunci saya. Yang lebih OK, di beberapa area dia juga munculin nomor bangunannya, cukup ngebantu buat nyusurin jalan yang agak panjang.

Waktu saya ke Science Centre, misalnya. Karna lagi mood jalan kaki, saya ngga naik bis dari stasiun MRT Jurong East. Ada penunjuk jalannya sih, bahwa klo mau ke Science Centre harus belok kanan di X trus ikutin jalan Y. Saya percaya sama PMMSD aja, jalan terus nembus deretan toko-toko sampe ke belakang Jurong Library, trus muncul deh perempatan dengan tulisan SCIENCE CENTRE di ujungnya. Lumayan motong jalan daripada harus ngiterin Jl. Jurong East dulu.

Pas jalan di toko-toko itu, sempat denger sekilas orang di belakang saya ngomong sama temennya pake bahasa Mandarin (?), yang saya tangkep cuma “GPS”. Hahaha, mungkin dipikirnya saya pake GPS, padahal cuma peta digital biasa 🙂

Oh iya, gambar yang saya dapet ini sebenernya versi lama yang 2004 – 2005. Tapi yang baru kurleb sama kok. Gambar diambil dari hxxp://pocketmmsd.homeip.net/

%d bloggers like this: