Tag Archives: Thamrin

Shaburi Shabu Shabu

17 May

Resto all-you-can-eat (AYCE) shabu-shabu udah bukan barang baru di Indonesia. ‘Anak lama’ Jakarta tentu kenal Hanamasa, Nanaban Tei, Pare’Gu, dan sebagainya. Sementara ‘anak lama’ Bandung mungkin masih inget resto Miyazaki yang sudah almarhum. Di resto AYCE, kita cukup bayar sekian untuk bisa makan semua menu yang disajikan. Sepuasnya, bisa nambah berkali-kali.Β Di harga tersebut ada yang udah termasuk minuman sederhana (teh tawar atau minuman bersoda), ada juga yang engga.

Shaburi termasuk pemain baru di bisnis ini, baru sekitar 4 tahun. Saya masih inget dulu pas awal-awal buka di Pacific Place, antriannya selalu panjang, apalagi pas jam makan.Β Sekarang pun masih antri (meski ngga sedahsyat dulu), kontras dengan pendahulunya yang berinisial H. Ya karena Shaburi memang mempertahankan kualitas, bukan rame di awal aja kayak banyak resto dan toko kue jaman sekarang *uhuk*.

Sistemnya agak beda dengan AYCE shabu-shabu lainnya, karena dagingnya harus pesan, ngga tinggal ambil di meja buffet. Tapi ngga masalah sih, soalnya pramusajinya banyak dan sigap. Jadi tiap kita minta daging langsung diantar, 4 nampan kecil sekaligus. Oh iya, daging sapinya hanya 1 macam ya sesuai paket yang kita pilih. Jadi ngga ada lidah, iga, jeroan, sosis, dsb kayak di resto lain. Untuk buffet bahan pelengkap shabu-shabu, ada aneka mie, seafood, sayuran (termasuk jamur). Variasinya ngga yang banyak banget sih, tapi segar semua. Ada juga makanan matang seperti chicken kaarage, udon carbonara, bakwan jagung, beef donburi, dsb. Untuk pencuci mulut ada buah potong dan es krim. Kuah rebusannya juga ada beberapa rasa (harus pilih 1), kalau bumbu cocolannya bebas pilih dan campur sesukanya.

Secara keseluruhan, buat saya sih wajar banget kalau Shaburi masih dinanti. Harganya masuk akal, bahan-bahan makanannya segar, rasanya enak, dan pelayanannya baik. Highly recommended buat yang suka makan daging sapi dan/atau shabu-shabu. Oh iya, kalau datang ramean lebih dari 4 orang, baiknya reservasi dulu daripada harus antri menunggu.

 

Shaburi Shabu Shabu
Grand Indonesia Lantai 3A,
Jalan M.H. Thamrin No.1, Jakarta Pusat
ig: @shabu_shaburi

Shaburi Shabu Shabu Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

Chili’s

19 May
Chili's

Chili’s

Bodoh banget klo nolak ajakan orang yang mau nraktir di Chili’s. Karna saya ngga bodoh, pada sebuah sabtu siang, saya bela-belain berangkat dari Pasar Rebo ke Sarinah demi ketemu sama Dipo yang baru selesai berenang di Sahid. Awalnya saya pikir Chili’s ini adanya di sisi luar, sederetan sama 24 (di sini makanannya mayan enak, harganya juga enak), tapi waktu saya udah terlanjur naik tangga, saya baru sadar bahwa sesudah 24 tuh ngga ada resto lagi.

Ternyata, saya harus masuk ke dalam Sarinah dulu, naik eskalator 1x, baru cari tanda panah ke Chili’s. Pas masuk, interiornya agak mengingatkan saya sama Outback Steakhouse, dengan tembok batu bata, warna dominan coklat kemerahan, serta hiasan2 khas Wild West (Outback dari Australi ya?). Saya pernah baca di mana gitu bahwa suasana Chili’s agak remang-remang, menurut saya sih engga. Justru terasa ramah dan welcoming, terbukti dengan banyak keluarga yang makan di sana. Tapi mungkin juga karna kami datengnya siang.

Saya pilih Monterey Chicken, sementara Dipo memesan Fajita Quesadilla Vegetables. Untuk minumnya, kami berdua sama-sama memesan Ice Lemon Tea (bottomless). Monterey Chicken datang berupa chicken steak yang disiram saus keju, tomat, dan smoked beef (I luv smoked beef), mashed potato dan sayur yang di-saute. Chicken steaknya well done, dan sausnya sangat rich sehingga bisa mengcounter rasa daging putih yang plain. Mashed potatonya lebih enak lagi, dengan bumbu keju yang lumer di mulut (justru ini yang habis duluan :p). Very cheesy, tapi ngga pake eneg. Sayurannya biasa-biasa aja.

Fajita milik Dipo datang in a group of 8 πŸ™‚ Isinya barely recognizable kecuali jamur, yang dimasak dengan hasil akhir filling yang sticky (kayak lem sagu :p). Disajikan dengan rajangan sayur, sour cream dan saus salsa. Saya dan Dipo sama-sama kecewa karena rasanya ngga seenak yang kami bayangkan, begitu pula dengan cocolannya (sayurnya mah ngga penting banget). Oh iya, silakan membandingkan ukuran piring dan porsi makanan kami dengan ponsel SE T610 (bener ngga Dip?) milik Dipo yang sengaja dipajang untuk komparasi.

Total kerusakan berdua adalah 185K. Sayang banget, karna Fajitasnya ngga habis. Kami berdua sepakat bahwa makan di sini ngga boleh cuma berdua, tapi musti paling enggak 5 orang, biar pesennya puas dan ngga mubazir.

 

Chili’s Grill & Bar
Sarinah Building, 2nd Fl
Jl. M.H. Thamrin No. 11, Jakarta
Phone: (021) 314-6587

Click to add a blog post for Chili's Grill and Bar on Zomato

%d bloggers like this: