La Scala (closed)

10 Apr
La Scala

La Scala

update: La Scala sudah almarhum sejak tahun 2010/2011. 
La Scala adanya di Kemang, pas di sebrang Kemang Icon (lihat gambar). Bentuk bangunannya 2 lantai, dengan lantai pertama dipake buat galeri furnitur. Begitu buka pintu, yang pertama keliatan adalah meja penerima tamu, tangga, dan pintu menuju galeri. Saya dateng menjelang jam 7PM, dan meja penerima tamu dalam keadaan telantar alias ngga ada penunggunya. Melihat ngga ada tanda-tanda staf resto yang datang, saya inisiatif naik ke atas dan ternyata 2 orang staf sudah menanti di ujung tangga sambil mengucapkan selamat datang, hehehe.

Ruangan resto dibagi jadi 3 area duduk: bar, tengah, dan jendela. Yang cuma mau minum, mungkin lebih enak duduk di bangku-bangku tinggi yang mepet sama bar. Buat yang niat makan serius, di ruang makan utama (tengah) udah tersedia kursi-kursi tegak nan nyaman. Saya sendiri milih duduk deket jendela, dengan sofa-sofa guede yang bikin kita tenggelam, sambil liat pemandangan Kemang di malam hari (halah). Area duduk dekat jendela ini agak unik, karna tiap “niche” terdiri dari 2 sofa two-seater (yang masing-masing bisa muat 3 orang dengan nyaman) saling berhadapan dan meja pendek, trus ada pembatas tirai tipis dengan niche yang lain. Asli nyaman banget!

Berhubung seluruh ruangan resto dikelilingi jendela kaca, penataan cahaya dibikin agak temaram, jadi pengunjung ngga ngerasa kayak lagi di dalem aquarium. Cenderung romantis malah, karna interior resto yang estetik tapi tetep terasa hangat. Pas saya dateng hari jumat jam 7 itu cuma ada 1 meja lagi yang keisi. Tapi waktu saya keluar jam 8 lewat, pengunjung lain udah mulai berdatangan.

Sekarang review makanannya yah. Saya dan sahabat pesen:
1. Quattro Formaggi, 73K
Ini pesenan wajib sahabat saya klo lagi ke resto masakan itali. Pizza tipis dengan topping 4 macam keju (Emmenthal, Gorgonzola, Parmesan, Mozarella), Quattro Formaggi versi La Scala dateng dengan ukuran lumayan lebar, cukup untuk dimakan berdua sampe kenyang menggelepar. Klo mau 1/2 kenyang, bisa juga buat berempat. Meski tipis, pizzanya ngga terlalu kering, wangi, dan empuk. Lapisan kejunya menyatu sempurna dengan adonan roti, tapi tetap terasa “tebal” dan mantap di mulut. Sayang, saya mendeteksi sedikit rasa pahit di bagian tengah yang saya curiga berasal dari salah satu jenis kejunya.

2. Tagliatelle Verdi, 36K (ukuran kecil)
Karna sedikit kecewa sama pizzanya, saya pesen pasta pake bayem, kesukaan saya. Tagliatelle Verdi adalah tagliatelle (sedikit lebih langsing daripada fettuccine) yang dimasak dengan bayam dan daging asap, bersalut saus krim. Deskripsi “kecil”-nya nipu bow, karna buat orang indonesia (bukan bule) ini mah porsi makan normal. Sebenernya saya kurang suka pasta berbentuk pita gini, karna kadang klo kurang saus rasanya tawar, klo kebanyakan saus jadi eneg. Punya La Scala bener-bener pas, creamy tanpa eneg, bayamnya seger tanpa pahit, ditambah sedikit jejak smokey dari daging asap. Sempurna! Tapi tetep aja, lain kali klo ke sini lagi saya mungkin akan minta tagliatelle-nya diganti fusilli atau penne.

3. Peppermint Tea, 17.5K
Sekantung teh pepermin keluaran dilmah ditemani teko kecil (ukuran 300ml) air panas. Pilihan gulanya standar, mulai dari gula pasir biasa, gula palem, gula diet, dsb.

4. Iced Chocolate, 20K
Yang ini juga biasa aja, rasanya mirip Milo dingin.

5. Milk Shake Strawberry, 22.5K.
Enak, tapi ngga superb. Just right lah.

Klo saya contek dari brosur menunya, mereka punya:
– Antipasti (Bruschetta, Calamari, dsb.) 5 macem, 27.5K – 47.5K
– Le Insalate (Salad) 5 macem, 35K – 45K
– Le Zuppe (Sup) 3 macem, 35K – 40.5K (tapi ngga ada clam chowder kesukaan saya, masakan non-itali yang sering disajikan di resto itali, hehehe)
– Pasta & Risotto 15 macem, 28K – 45K (ukuran kecil), 48K – 73K (ukuran besar)
– I Secondi (ikan, udang, daging sapi, dsb.) 11 macem, 68K – 138K
– Pizza 11 macem, 43K – 73K
– I Dolci (Gelato, Tiramisu, dsb.) 7 macem, 15K – 35K.
– Macem-macem teh
– Macem-macem minuman berbasis kopi
– Macem-macem milkshake (tapi banyak jenis yang lagi kosong)
– Cocktails & Mocktails
– Wine (tentunya)

Total kerusakan sesudah pajak dan bea layanan sekitar 196K. Will I come again? Tentunya. Tempatnya nyaman, makanannya enak dan harganya masuk akal, jadi kenapa ngga? Oh iya, nilai minusnya adalah mereka ngga punya ruang untuk sholat dan jarak ke mesjid terdekat agak lumayan klo jalan kaki.

 

La Scala
Wine, Lounge, & Resto
Jl. Kemang Raya No. 2, Jakarta
Minggu – Kamis 11AM – 10PM
Jumat – Sabtu 11AM – 11PM
Telp: 021 – 7194 051 / 052
Delivery Order: 7278 7070

Foto Kemang Icon diambil dari
hxxp://www.alilahotels.com/kemangicon/location.asp

Advertisements

15 Responses to “La Scala (closed)”

  1. Chica Paramita 10 April, 2008 at 2:46 pm #

    gue selalu tertarik buat nyoba resto ini tapi sampe sekarang belum kesampean..

    Like

  2. Arie Parikesit 10 April, 2008 at 3:22 pm #

    enak nih resto, proper Italian, gue waktu itu makan pasta, pizza dan apa ya, enak semua kok,

    Like

  3. Adinda Erisyanita 10 April, 2008 at 5:12 pm #

    cobain chic, recommended deh!

    Like

  4. Adinda Erisyanita 10 April, 2008 at 5:14 pm #

    makanya gw binun rie, kenapa quattro formaggi gw ada pahitnya ya?

    Like

  5. Arie Parikesit 10 April, 2008 at 5:29 pm #

    parmesan or gorgonzolanya bisa jadi tuh Din

    Like

  6. Chica Paramita 10 April, 2008 at 8:59 pm #

    ho oh, gue curiga sih dari gorgonzola-nya..

    Like

  7. Adinda Erisyanita 10 April, 2008 at 10:23 pm #

    berarti gw aja yg lagi sial ya, blom pernah ngalamin quattro formaggi yg kejunya rusak (bener kan rusak?)

    Like

  8. Angela Cintha 10 April, 2008 at 10:53 pm #

    wah dari dulu pengen kesini cuma takut mahal (maklum mahasiswa)..teus aku baca posting mba di JS deh..waaaah lumayan kok harganya reasonable juga..makasih ya mba infonya, aku jadi png cepet2 ke la scala.hehe..oia salam kenaaaal..

    Like

  9. Adinda Erisyanita 10 April, 2008 at 11:41 pm #

    iya, klo dari luar “nyeremin” ya. tipe-tipe resto / lounge yg kayaknya bakal merusak kantong dengan dahsyat, he3x.

    salam kenal jugaaa! 🙂

    Like

  10. grace - 12 April, 2008 at 3:40 am #

    gue bisanya lewat doang, din. mampirnya belom. kapan2 nyoba ah 😀

    Like

  11. Adinda Erisyanita 12 April, 2008 at 1:53 pm #

    habis nyoba trus direview ya gres
    *halah js banget :D*

    Like

  12. Jacqueline Fiona Meiruntu 22 April, 2008 at 4:44 pm #

    Wah kayanya boleh tuh din kapan2x kita ketemaun disitu 🙂

    Like

  13. Adinda Erisyanita 22 April, 2008 at 5:08 pm #

    jacky kangeeeeeen 🙂

    Like

  14. Jacqueline Fiona Meiruntu 23 April, 2008 at 8:53 pm #

    Sama gw juga kangen nih hehehehehe. Oh ya din kpn nih temenin gw untuk nyobain mie aceh bang dul ?

    Like

  15. Adinda Erisyanita 25 April, 2008 at 7:51 am #

    next week ya jack, ntar gw telp deh

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: